Cara Pengecekan HT

Cara Sederhana Pengecekan Penerima dan Pancaran Handy Talky (HT)

Set Handy Talky (HT)
Pertama yang akan kami informasikan adalah, pengecekan penerima handy talky (HT) belumlah akurat hanya dengan mengetes langsung dengan jarak dekat (komunikasi antar HT antara 1-5 meter). banyak pelanggan yang tidak tau hal ini, terutama para pelanggan dari kalangan pelajar maupun mahasiswa. Pengecekan dengan cara tadi belumlah akurat karena jika ada handy talky yang memiliki kerusakan bisa tidak terdeteksi. Hal ini bisa terjadi karena pada jarak dekat HT yang rusak(rusak penerima/pancaranya) tetep bisa ber komunikasi karena adanya splet tinggi.

kasus real:
Suatu hari saya sedang bermain handy talky, kemudian saya iseng mengecek2 handy talky di sebuah persewaan sahabat saya. kemudian saya menemukan keanehan pd sebuah handy talky sahabat saya. saya menanyakan apakah HT tersebut sudah di cek..???
dia menjawab, Sudah. Saya menganjurkan dia untuk mengeceknya lagi, kemudian dia mengecek HT yang saya maksud. dan benar dugaan saya, sahabat saya hanya mengecek komunikasi dari jarak dekat, dan dia bilang bisa kok mas, masieh bagus. tapi jawaban saya berbeda, saya bilang penerima pd ht tersebut rusak. dia mengerutkan dahi tanda keheranan.
kemudian saya berbagi sedikit pengetahuan dengan sahabat saya, kenapa hanya sekilas saya bisa tau penerimannya rusak.
cara mudah mengecek penerima frekuensi pd HT adalah dengan memanfaatkan komunitas yg ada di sekitar jogja, dimana mereka menggunakan Repeater sebagai bantuan untuk berkomunikasi.
dengan repeater ini mereka bisa berkomunikasi di seluruh wilayah jogja, bahkan mampu hingga luar jogja.
jd gunakan 2 buah ht, seting dengan frekuensi yang sama pada kedua HT tersebut (seting frekuensi komunitas di jogja, misal SKSB/Parangtritis/TURGOASRI, dll)
nah, hal itu lah yang saya terapkan kepada HT teman saya. karena ht yg saya maksud td sama sekali tidak mampu menerima, sedangkan HT yang masieh bagus bisa lancar menerima.
sahabat saya masieh kurang yakin, karena dia tes jarak dekat bisa.
kemudian saya suruh dia membawa 2 buah HT, 1 HT yg rusak tadi dan 1 HT lagi yang masieh bagus.
dan saya sendiri membawa 1 HT yang masieh bagus. kami seting semua frekuensi sama.
kemudian saya suruh sahabat saya tuk berjalan menjauh sambil membawa 2 HT tersebut.
alhasil dia pun terkejut lagi , ternyata setelah kurang dari 50 meter dia berjalan, dia dapati ht yang rusak tadi tak mampu menerima lagi, sedang ht yang satu laginya (HT yang bagus) lancar menerima dan jelas sekali.
itulah kasus nyata yang saya alami. ternyata ga semua persewaan tau cara pengecekan penerima dan pancaran HT.

Pertama.
Pengecekan/tes jarak dekat,Hal ini biasanya kami lakukan hanya untuk pengecekan “speaker pada HT masieh bagus atau tidak” (berfungsi dengan normal/speaker tidak mati).

Kedua.
Pengecekan pancaran kami gunakan bantuan alat Multimeter. Dimana jika jarum multi bergerak saat antena HT kami dekatkan maka hal ini pertanda bahwa pancaran HT masieh bagus. (tidak ada kerusakan, baik antena patah ataupun IC Crystal pecah).

PTT sebelum di tekan (jarum di kiri)

 

PTT setelah di tekan (jarum bergerak ke kanan)

Ketiga.
Pengecekan penerima pada HT, biasanya kami setingkan HT pada frekuensi komunitas2 di jogja, seperti SKSB/PARANGTRITIS/TURGOASRI dll.
jika HT mampu menerima dengan baik berarti HT dalam keadaan Masieh Bagus dan FIT. (tidak ada kerusakan, baik antena patah ataupun IC Crystal pecah)

demikian TIPS dari kami…….
semoga bisa bermanfaat bagi rekan rekan semuannya…….
terimakasieh.

Powered by themekiller.com